Make Up

0

Guys, ketemu lagi ama tulisan aku ya… maaf sekali baru bisa ngetik-ngetik lagi, maklum aku jadi ibu baru jadi punya kesibukan sendiri deh.

Oh iyah, setelah melahirkan aku jadi mikirin soal perubahan fisik aku. Hehe maklum lah cewe gitu loh. Menjadi ibu adalah hal luar biasa dan sangat mulia, karena tidak sedikit pengorbanan dan kesabaran yang kita curahkan untuk buah hati. Disamping itu, kita sebagai cewe merelakan perubahan fisik kita dalam tahap ini. Yaa bagi suami mungkin tidak menarik lagi, hihihihi dan hal ini sempet bikin aku minder.

Menurut aku ya… suami menerima kita apa adanya, setidaknya itu yang para cewe harapkan. Tetapi kita harus ingat, suami itu ya seperti cowo kebanyakan.. mereka suka hal visual, suka keindahan. Jadi meskipun kita menjadi istri soleha, tapi kita sebagai cewe juga perlu menjaga dan merawat diri loh.

Meskipun akhwat berjilbab besar? Iya dunk… teteplah dandan walaupun hanya di depan suami dan untuk suami. Yah kalo masalah adab berdandan kembali ke urusan masing-masing ya..

Di jaman sekarang banyak bermacam-macam produk make up, ya ga ada salahnya sih kalo kita mau nyobain dandan, menjadi cantik itu adalah hak semua wanita kok. Selama dalam batas kewajaran ya..

Cowo juga punya tipe cewe ideal masing-masing, ada yang suka cewe dandan menor, ada yang suka tipis-tipis aja, ada yang suka cewe cantik tapi terkesan natural. Para cowo ga mau tau guys, kita mau pake bahan apa aja buat jadi cantik bahkan natural, yang mereka tau ya kita enak dipandang.

Nah kita nih sebagai cewe jangan terlalu cuek lah, meskipun cowo kita suami kita bilang menerima kita apa adanya, tapi kita harus ingat kalo mereka juga bisa jenuh. Jadi jangan melulu minta diterima apa adanya. Paling tidak rajinlah merawat diri. Luluran, menjaga pola makan n berat badan.. susah sih, aku juga sama kesusahan. Tapi kalo cowo ato suami selalu melihat kita cantik di depannya, yaaa insyaAlloh mereka bisa menjaga pandangan ma cewe lain lah.

Karena kita tidak bisa mengontrol mereka untuk tidak melihat fisik aduhai diluar sana, jadi paling tidak kita sebagai cewe ataupun istri harus berusaha menjaga diri agar tetap menarik. Meskipun akhlaq baik tetap terdepan tapi kita harus peka terhadap perasaan cowo ato suami yang suka dimanjain pandangannya. Karena usia suatu hubungan tidak hanya satu atau dua hari,, jadi masih yakin kalo pasangan kamu ga bakal jenuh ama kamu???

Iklan

PESAN TIKET KERETA API DENGAN TRAVELOKA

0

Perkenalkan nama saya Vita, saya adalah seorang karyawati dan mahasiswi di Ibukota DKI Jakarta. Saya sudah menikah. Suami saya bekerja di sebuah perusahaan BUMN dimana suami saya mendapatkan penempatan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Usia pernikahan kami telah memasuki dua tahun. Memang, kami telah cukup lama menjalani hubungan jarak jauh seperti ini, bahkan sebelum kami menikah. Tentu saja di waktu kami menjelang akan menikah, kami menyadari bahwa situasi kami tidak bisa seperti pasangan pada umumnya. Kami memikirkan situasi yang terbaik bagi kami berdua. Dimana kuliah saya masih belum selesai, maka kami berdua memutuskan bahwa saya harus menyelesaikan kuliah saya di Ibukota DKI Jakarta terlebih dahulu. Dan kami sepakat untuk menjalani hubungan jarak jauh.

Waktu telah berlalu, dan saat ini saya telah menjadi seorang ibu dari satu orang putera berusia satu tahun. Tentu saja masih dalam hubungan jarak jauh. Dikarenakan tidak mudah menemukan pengasuh terpercaya untuk anak di Ibukota DKI Jakarta, maka diputuskan bahwa anak kami harus di asuh oleh ibu mertua saya. Dan saya harus rela untuk berpisah dari anak saya dirumah ibu mertua, yaitu di Semarang. Bisa di bayangkan, kalau anak saya berada di Semarang, saya berada di Jakarta dan suami berada di Balikpapan. Tapi kami telah sepakat agar saya harus fokus untuk menyelesaikan kuliah saya terlebih dahulu kemudian dapat pindah ke Balikpapan berkumpul bersama anak dan suami.

Untuk itu, dalam dua minggu sekali, saya harus bolak balik Jakarta-Semarang. Pada hari Jumat malam saya berangkat dari Stasiun Pasar Senen Jakarta turun di Stasiun Semarang Poncol menggunakan kereta api Tawang Jaya keberangkatan pukul sebelas malam. Dan pada hari Minggu malam saya berangkat dari Stasiun Semarang Tawang menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta menggunakan kereta api Brantas keberangkatan pukul Sembilan lebih dua belas menit malam. Capek memang menempuh perjalanan enam sampai tujuh jam, tapi saya jalani dengan lapang hati. Itu semua agar dapat bersama buah hati saya.

Terlebih lagi karena saya bekerja di sebuah perusahaan kontraktor di Ibukota DKI Jakarta, Dimana jadwal kerja saya selalu padat. Karena jadwal kantor yang tidak bisa ditebak, maka saya tidak bisa merencanakan jadwal kepulangan ke Semarang dari jauh hari. Sering kali saya harus memesan tiket kereta api secara mendadak. Alhamdulillah, sekarang Traveloka telah menyediakan layanan untuk pemesanan dan pembelian tiket kereta api. Dan yang membuat saya mengandalkan Traveloka adalah pemesanan tiket dapat dilakukan maksimal tiga jam sebelum keberangkatan. Pernah suatu ketika karena kesibukan yang padat, saya lupa untuk memesan tiket kereta api. Untungnya pemesanan tiket melalui Traveloka dapat dilakukan pada hari yang sama. Sehingga saya masih bisa mendapatkan tiket untuk pulang ke Semarang. Saya sangat bersyukur, dan ini sangat memudahkan bagi saya dimana kegiatan kantor saya yang tidak bisa ditebak tetapi saya tidak mengalami kesulitan untuk memesan tiket. Dan menurut saya, hal ini lah yang membuat Traveloka begitu istimewa bagi saya. Semua dapat dilakukan melalui telepon seluler. Dengan menggunakan Aplikasi Traveloka, semua kemudahan dapat dilakukan di tengah jadwal kesibukan saya. Saya harap Traveloka selalu dan akan terus memberikan yang terbaik demi saya dan pelanggan lain yang mungkin mempunyai kendala kesibukan yang sama seperti saya. Berkat kemudahan Traveloka, saya dapat bertemu dengan anak saya dan berbagi bersama. Terimakasih Traveloka.

SISI LAIN

0

Oleh : Arsymaya

Alloh menciptakan beragam manusia di dunia,
Beragam pula bentuk fisik, sifat atau kepribadian manusia
Dan terciptalah berbagai sudut pandang yang berbeda

Keluarga, lingkungan dan budaya mempengaruhi pembentukan karakter seseorang
Membentuk jati diri manusia
Keceriaan, senyuman, tangisan menjadi warna dalam kehidupan sehari-hari

Tanpa disadari, masing-masing orang itu unik
Mereka mempunyai daya tarik tersendiri, mempunyai cara pandang tersendiri
Memahami sifat, kepribadian orang lain itu susah,
Karena masing-masing orang mempunyai pikiran dan imajinasi yang tidak bisa di tembus oleh orang lain

Yang mudah dilakukan adalah menilai orang lain dengan perspektif diri sendiri
Tapi semua itu bukan jaminan bahwa kita sudah memahami betul orang lain
Kita bisa tertawa tanpa orang lain tau bahwa diri kita sedang cemas atau takut
Orang lain belum tentu tau bahwa kita mempunyai problematika segudang..

Tapi kembali lagi, diri kita harus pandai menempatkan suasana hati
Dalam dunia kerja misalnya, profesionalisme lebih penting di atas kesedihan yang sedang kita alami secara pribadi
Tapi menurutku, profesionalisme bukan berarti mematikan sikap dan sifat manusiawi
Toleransi harus berjalan seimbang

Sebagai manusia, terkadang kita merasa jenuh dan lelah dengan keadaan yang ada
Bagi lelaki, ketika hati sedang berkecamuk tak pasti, terkadang mereka lebih emosional, mengabaikan lingkungan sekitar, menyendiri
Sedangkan bagi wanita, ketika perasaan itu datang, terkadang mereka menangis diam-diam tanpa sebab

Sebagai seorang karyawan, istri, suami, siswa, atau yang lainnya
Masing-masing orang mempunyai cara untuk meluapkan perasaan mereka
Mereka membutuhkan waktu untuk diri sendiri ‘me time’
Merenungi nasib dan masalah
Sejenak memikirkan diri sendiri

Menurutku, dalam hidup ini, segala kemungkinan itu pasti ada
Keajaiban, berkah yang tak akan pernah di sangka-sangka
Semua hal yang kita takuti akan masa depan
Mungkin tidak akan seberat seperti yang kita takuti sekarang
Berdamai dengan keadaan yang ada
Dan bersyukur dengan semua hal yang masih dapat kita lalui
InsyaAlloh kita bisa melalui semua, seperti yang kita harapkan, tanpa meninggalkan Tuhan.. Alloh

Jika Itu Cinta

0
Oleh : Arsymaya

Jika cinta
Haruskah ia berkata
Jika cinta
Haruskah slalu bersama

Hati slalu memendarkan rasa
Bibir tak slalu akan bicara
Waktu menjawab segalanya

Setia
Haruskah slalu menemani
Haruskah slalu berbagi
Mampukah saling menjaga

Gapaian tanganku mulai menjauh
Tak lagi bisa ku rengkuh

Termakan waktu..

Pijakanku mulai goyah
Kakiku mulai melemah

Jika itu cinta
Selayaknya untuk saling menyayangi
Selayaknya untuk saling mengasihi
Selayaknya untuk saling memberi

Jika itu cinta
Selayaknya untuk saling menjaga
Tak lapuk dimakan usia

MIMPI & KHAYALAN

0
oleh : Arsymaya

impian dan khayalan selalu menghiasi kehidupan
mampu memberikan semangat dan penghiburan
setinggi bintang di awan
secerah mentari
selalu menggelitiki hati yang sunyi dan penuh pengharapan
dan mampu menjadi teman di saat hati mengasihani diri sendiri

senang
mimpi dan khayalan terbentuk sesuai keinginan
walaupun tak mampu merengkuh mimpi
dan sekejap menjadi pudar

tertawa
menangis
menyatu
berpisah

melihat
berusaha memaknai

dekat
dalam sekejap menjadi asing

lelah
berusaha berhenti dan tinggal

senyum mengembang secerah mentari
perlahan dan pasti
menyadarkan arti dari sebuah mimpi

Kill Me, Heal Me

0
Ada begitu banyak hal yang tersembunyi dalam diriku
Itu membuatku berubah begitu banyak
Itu membuatku tertidur, mengikat tangan dan kakiku
Itu membuatku terjebak dalam ruangan yang gelap
Potongan-potongan waktu yang hilang
Kenangan tentang cinta yang telah aku buang jauh
Mereka telah dihapus dan dibuang
Hanya tersisa kulit luar
Tanpa mengetahui apa-apa, aku hanya berteriak
Aku hanya mempunyai ingatan ini
Hatiku yang dingin seperti es
Ini akan terlupakan setelah aku tertidur
Aku ingin melarikan diri dari rasa sakit yang membuatku melemah
Seseorang tolong bangunkan aku
Dari jiwaku yang penuh dengan bekas luka
Langit malam yang sangat bewarna
Dipenuhi olehmu, seseorang yang tidak akan meninggalkanku
Ini membangunkanku dari tidurku
Menciumku lagi
Suaramu yang berbisik aku mencintaimu
Aroma mu, aku mendengarnya setiap hari ditelingaku
Kamu dimana?
Kau tersembunyi ditempat dimana aku tidak bisa melihatmu
Rasa sakit yang kau terima untuk ku
Ketika kemarahan ku menjadi satu
Aku akan mengejar kenangan yang hilang dari tidur nyenyak
Aku ingin menemukan diriku yang sebenarnya yang bukan kamu
Namun rasa sakit dihatiku terlalu besar
Aku mencoba menyembunyikannya tapi mereka bersembunyi di hatiku
dan membangunkan ku
Aku bertemu denganmu disisi lain dari kenanganku yang mengerikan
Kau memelukku bahkan perasaan ku yang hilang
Membantuku bangkit dari rasa sakit
Aku mencoba untuk tidak melepaskan tanganmu
Aku mencoba untuk menghapus mimpi buruk
Aku berusaha begitu keras
Ditempat ini dimana aku terjebak sendiri
Aku ingin menghilangkan kegelapan
Dan menemukanmu
Meskipun aku tidak bisa menyentuhmu
Atau kau menyentuhku
Apa yang menguasaiku
Ini bukan yang hidup di dalamku
Apa yang bisa menyembuhkanku bukanlah obat yang kuat
Melainkan cintamu
Suara yang kudengar ditelingaku
Membangunkanku dari yang membuatku tersesat
Setelah itu terjaga disekitarku dan menciumku
Menghilang dan aku tidak bisa melihatnya lagi
Suaramu yang berbisik aku mencintaimu
Aroma mu, aku mendengarnya setiap hari ditelingaku
Kamu dimana?
Dilangit malam yang tidak bisa aku sentuh
Aku melihatmu berbalik
Membuatku melarikan diri dari hari yang melelahkan ini
Membuatnya menjadi gambar
Maaf, mengatakan nya sambil memegang tanganmu
Jangan pergi, aku memanggilmu
Dalam kesedihan bahwa aku tidak akan pernah melihatmu lagi
Air mata jatuh lagi

Wanita Yang Di Muliakan

2

Oleh : Arsymaya

Menjadi seorang wanita itu, sangat menakjubkan. Bahkan dalam ajaran agama di wajibkan untuk memuliakan wanita, ibu.. lalu bagaimana dengan istri ?

Wanita kelak akan menjadi istri, lalu ibu. Apakah perlu bagi seorang wanita menunggu untuk menjadi seorang ibu dulu agar dapat di muliakan?

Menurut sudut pandang kamu, apakah seorang laki-laki harus meninggikan seorang ibu saja? Apakah seorang laki-laki yang sholeh hanya akan memuliakan ibu?

Wanita sangat mendambakan seorang laki-laki yang mampu memuliakan setiap wanita, baik itu istri ataupun ibu. Walaupun takaran memuliakan ibu jauh lebih tinggi daripada istri.

Seorang istri adalah chef yang paling hebat, bagaimana pun rasa masakannya, istri telah berusaha memasak dalam letihnya dari sekian pekerjaan rumah, seorang istri adalah guru bagi anak-anak yang paling baik karena seorang istri telah banyak mengajarkan berbagai hal kepada anak dari bayi sampai dewasa, seorang istri adalah penasihat yang paling bijak, di dalam kata-kata cerewet nya terselip kekhawatiran dan nasihat yang baik namun terlalu keras untuk di dengar. Seorang istri adalah wanita yang paling tangguh karena ia selalu berusaha bertahan dan tegar dalam membesarkan anak-anak dalam berbagai keadaan.

Ada seorang ibu dengan beberapa anak dan kemudian di tinggal suaminya meninggal.. Ibu itu lebih memilih untuk melanjutkan hidup dan tetap membesarkan anak-anaknya tanpa menikah lagi. Baginya, anak-anaknya adalah yang utama, sekeras apapun hidup tetap ia jalani demi masa depan anak-anaknya. Itulah Ibu, Istri dan Wanita.. Makhluk rapuh nan tangguh.

Adakah laki-laki tau sedalam apa hati seorang wanita? Apakah perlu wanita menjelaskan seberapa sering ia menangis? Seberapa ia mengharapkan penghormatan dari lelakinya?

Memang wanita susah sekali untuk di mengerti dan sulit untuk menjelaskan. Ketika wanita lebih memilih untuk diam, marah, wanita mungkin merasa lelah untuk menjelaskan perasaannya karena semua luapan sudah tercurah lewat tangisan dimana tak selalu lelaki tau.

Wanita itu ya wanita. Setegar, sekuat bahkan setomboy apapun wanita, mereka tetaplah makhluk rapuh yang tercipta dari tulang rusuk lelaki.

Seburuk apapun wanita, ia mengharapkan lelaki yang senantiasa ada di sisinya, mampu memberikan kenyamanan, perlindungan dan keamanan, di perlakukan dengan perilaku dan perkataan yang lembut. Wanita memang makhluk egois, karena mengharapkan di mengerti tanpa perlu menjelaskan. Namun laki-laki sejati sudah seharusnya mempu membaca situasi dan isi hati wanita.

Walaupun pola pikir laki-laki dan wanita itu jelas berbeda, namun di antara keduanya harus ada sikap toleransi dan menghargai satu sama lain.